Timah Melonjak, Batu Bara Tembus USD 111: Pasar Komoditas Bergairah

- Jumat, 30 Januari 2026 | 08:36 WIB
Timah Melonjak, Batu Bara Tembus USD 111: Pasar Komoditas Bergairah

Pasar komoditas hari Kamis (30/1) ditutup dengan sentimen positif. Nyaris semua barang utama catat kenaikan, mulai dari nikel, timah, hingga minyak sawit dan batu bara. Sebuah hari yang cukup menggembirakan bagi para pelaku pasar.

Batu Bara: Tembus USD 111 per Ton

Batu bara melanjutkan tren penguatannya. Di penutupan perdagangan Kamis, harga komoditas energi ini naik 1,6 persen. Berdasarkan pantauan di situs Ice Newcastle, harganya menguat ke level USD 111,45 per ton. Kenaikan ini menunjukkan permintaan yang masih cukup solid.

CPO Ikut Merangkak Naik

Di sisi lain, harga minyak kelapa sawit atau CPO juga bergerak hijau. Data dari Tradingeconomics menunjukkan kenaikan sebesar 1,08 persen. Akhir sesi, harganya berada di MYR 4.318 untuk setiap tonnya. Naik, meski terbilang cukup moderat.

Nikel Menguat di LME

Nikel tak mau ketinggalan. Logam industri ini menguat 0,56 persen di London Metal Exchange (LME). Pada akhir perdagangan, harganya tercatat USD 18.270 per ton. Kenaikannya memang tak tajam, tapi cukup untuk menjaga optimisme.

Timah Jadi Bintang Kenaikan

Sementara itu, timah justru jadi penyumbang kenaikan terbesar hari ini. Lagi-lagi berdasarkan data LME, harganya melonjak 1,96 persen. Posisi penutupannya cukup tinggi, yaitu USD 55.953 per ton. Performa yang cukup mencolok dibandingkan rekan-rekan komoditas lainnya.

Secara keseluruhan, Kamis kemarin adalah hari yang baik untuk komoditas. Kenaikan merata ini memberi sinyal bahwa permintaan global masih ada, meski kita harus tetap waspada dengan gejolak yang mungkin datang esok hari.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar