Presiden Prabowo Minta Maaf Tak Bisa Jemput PM Australia di Bandara

- Jumat, 06 Februari 2026 | 09:55 WIB
Presiden Prabowo Minta Maaf Tak Bisa Jemput PM Australia di Bandara

MURIANETWORK.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meminta maaf secara langsung kepada Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, karena tidak dapat menyambut kedatangannya di bandara. Permintaan maaf itu disampaikan dalam pertemuan tertutup di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (6/2/2026), di mana Prabowo beralasan masih memiliki agenda lain di istana. Kunjungan kerja PM Albanese ini menandai kunjungan kelimanya ke Indonesia sejak menjabat, sekaligus menjadi momentum penguatan hubungan bilateral kedua negara.

Permintaan Maaf dan Sambutan Hangat

Dalam suasana pertemuan bilateral yang akrab, Presiden Prabowo membuka pembicaraan dengan menyampaikan permohonan maafnya. Ia menjelaskan bahwa kesibukan agenda kenegaraan di Istana menjadi penyebab ia tidak bisa hadir menjemput tamu negara tersebut di bandara.

"Saya mohon maaf karena tidak menjemput Anda di bandara juga, tetapi saya ada pertemuan di Istana," tutur Prabowo kepada PM Albanese.

Merespons hal itu, Perdana Menteri Albanese justru menunjukkan pemahaman dan apresiasi yang tinggi. Ia menekankan bahwa dirinya dan delegasi selalu merasakan sambutan yang luar biasa setiap kali berkunjung ke Indonesia.

"Tidak, Pak Presiden, ini... sungguh luar biasa kita bisa bertemu. Saya telah bertemu puluhan orang, dan kami selalu merasa sangat disambut di sini," ungkapnya.

Kunjungan Singkat dengan Makna Mendalam

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar