Pagi itu, IHSG langsung terperosok. Tekanan jual yang begitu kuat bahkan memaksa BEI menghentikan sementara perdagangan alias trading halt di awal sesi Kamis (29/1). Suasana tegang jelas terasa, mencerminkan kegelisahan investor yang dibayangi sentimen global dan kabar evaluasi dari lembaga indeks internasional.
Namun begitu, situasi perlahan berbalik. Pergerakan indeks mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, tak lepas dari respons cepat yang diluncurkan pemerintah dan otoritas pasar. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melihat ini sebagai sinyal positif. Menurutnya, pasar mulai merespons langkah-langkah yang diambil.
Ucap Airlangga saat dikonfirmasi mengenai pergerakan rebound IHSG. Optimisme itu ia sampaikan dengan nada lega.
Ia menegaskan, pemulihan ini buah dari koordinasi intensif dengan OJK untuk menyikapi penilaian lembaga seperti MSCI. Pemerintah sudah membahas mekanisme lanjutan untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar.
jelasnya.
Lantas, apakah penguatan akan berlanjut? Airlangga memilih bersikap optimistis, tapi tetap hati-hati. Ia menegaskan kondisi pasar masih dalam tahap pemulihan, belum sampai euforia.
katanya santai.
Artikel Terkait
BI Kencangkan Strategi Cadangan Devisa Hadapi Gejolak Global
ESDM Buka Suara Soal Alih Kelola Tambang Martabe ke BUMN
Kemenperin Buka Suara Soal Strategi Pengrajin Emas Hadapi Lonjakan Harga
Analis Soroti Pelayaran: Saham Ini Jadi Incaran di Tengah IHSG Berguncang