Target merger tiga subholding Pertamina ternyata bergeser sedikit. Simon Aloysius Mantiri, sang Dirut, mengungkapkan bahwa penggabungan PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS) kini ditargetkan rampung pada 1 Februari 2026. Padahal, rencana awal menyebutkan tanggal 1 Januari tahun yang sama.
"Kita usahakan go live 1 Februari," ujar Simon, Selasa (28/1) lalu, usai bertemu di Istana Kepresidenan.
Nantinya, ketiga badan usaha itu akan melebur menjadi satu kesatuan bernama Subholding Downstream. Menariknya, yang akan bertindak sebagai induk perusahaan adalah PT Pertamina Patra Niaga. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar-besaran Pertamina di sektor hilir.
Di sisi lain, rencana perampingan ini sejalan dengan arahan pemerintah. Agung Wicaksono, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, pernah menjelaskan hal ini dalam sebuah rapat di DPR.
Artikel Terkait
Guncangan di Pucuk Pimpinan: Tiga Petinggi Mundur, Chandra Asri Lakukan Restrukturisasi
Groundbreaking Peternakan Ayam Rp 20 Triliun Dimulai Awal Februari
IHSG Tergelincir 8%, Bos Danantara Desak BEI Tanggapi Laporan MSCI
Purbaya Guncang Kemenkeu, 36 Pejabat Eselon II Diganti