IHSG Merangkak Naik Tipis, Saham LAJU Melonjak 34 Persen

- Selasa, 27 Januari 2026 | 16:40 WIB
IHSG Merangkak Naik Tipis, Saham LAJU Melonjak 34 Persen

Pasar saham Indonesia hari ini menutup perdagangan dengan catatan positif, meski tipis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 4,90 poin atau 0,05 persen, mengakhiri sesi di level 8.980,23. Naik sih, tapi geraknya benar-benar pelan.

Kalau dilihat lebih detail, suasana di dalam pasar sebenarnya cukup beragam. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 299 di antaranya menguat. Namun begitu, jumlah saham yang melemah justru lebih banyak, yakni 420 saham. Sementara itu, ada 239 saham yang harganya cenderung diam di tempat.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan terlihat cukup sibuk. Volume transaksi mencapai 54,80 miliar saham dengan nilai tukar Rp27,28 triliun. Kapitalisasi pasarnya sendiri bertengger di angka yang fantastis: Rp16.351 triliun.

Mayoritas indeks sektoral memang berpendar hijau. Sektor energi, siklikal, infrastruktur, transportasi, dan teknologi menjadi penyokong kenaikan IHSG hari ini. Mereka lah yang menarik indeks secara perlahan ke wilayah positif.

Nah, yang menarik perhatian adalah aksi beberapa saham yang melesat tajam. Puncak gainers hari ini dikuasai oleh LAJU, saham PT Laju Berdikari Logistics Tbk, yang melonjak 34,83 persen ke level Rp120. Performa serupa ditunjukkan oleh STAR (PT Buana Artha Anugerah Tbk) yang naik 25 persen ke Rp625, dan INAI (PT Indal Aluminium Industry Tbk) yang meroket 24,79 persen ke Rp292.

Tapi tentu, tidak semua saham beruntung.

Di daftar top losers, RMKO (PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk) tercatat merosot 14,92 persen ke Rp1.540. INTD (PT Inter Delta Tbk) juga terpuruk, anjlok 14,84 persen ke Rp310. Sementara SSTM (PT Sunson Textile Manufacture Tbk) tak ketinggalan, melemah 14,63 persen ke posisi Rp3.280.

Begitulah ringkasan perdagangan hari ini. IHSG ditutup hijau, meski tipis, di tengah pergerakan saham yang terpecah.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar