Pertemuan Menkeu dan Kepala BGN Diagendakan Ulang, Isu Efisiensi Anggaran MBG Mengemuka

- Senin, 15 Juni 2026 | 16:40 WIB
Pertemuan Menkeu dan Kepala BGN Diagendakan Ulang, Isu Efisiensi Anggaran MBG Mengemuka

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pertemuannya dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, akan dijadwalkan ulang pada pekan ini setelah sebelumnya tertunda karena agenda mendesak di Istana Kepresidenan.

Agenda pertemuan antara dua pimpinan lembaga itu batal terlaksana lantaran Kepala BGN harus memenuhi panggilan Presiden. Purbaya mengonfirmasi hal tersebut usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di kompleks parlemen, Senin (15/6/2026).

"Oh, nanti minggu ini. Kemarin mau datang, tapi nggak jadi karena dipanggil Presiden," ujar Purbaya kepada awak media.

Saat ditanya apakah pertemuan tersebut akan secara spesifik membahas langkah efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Purbaya menepis asumsi itu. Menurutnya, agenda tersebut lebih merupakan bentuk koordinasi rutin antarpimpinan lembaga.

"Belum tentu efisiensi, dia mau ketemu aja. Makasih ya," katanya singkat.

Kendati demikian, isu efisiensi anggaran program MBG memang telah menjadi perhatian publik. Purbaya sebelumnya mengungkapkan bahwa penghematan anggaran program tersebut telah mencapai sekitar Rp40 triliun, sebagaimana dilaporkan BGN pada Maret 2026.

Ia menegaskan, penyesuaian pagu anggaran itu merupakan hasil evaluasi dan perhitungan internal BGN berdasarkan kondisi di lapangan. Purbaya menekankan bahwa pemangkasan tersebut bukan berasal dari kebijakan sepihak Kementerian Keuangan.

"Bukan saya motong ya, memang dia melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini. Jadi jangan dibilang MBG tutup mata, enggak, dia juga melakukan efisiensi," jelas Purbaya.

Di sisi lain, realisasi anggaran program MBG terus menunjukkan tren peningkatan. Kementerian Keuangan mencatat penyerapan anggaran untuk pelaksanaan program tersebut hingga Mei 2026 telah mencapai Rp88,15 triliun.

Angka tersebut meningkat 17,5 persen dibandingkan realisasi pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp75 triliun.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar