IHSG Merangkak Naik Tipis, Saham-Saham Ini Justru Melonjak Tajam

- Selasa, 27 Januari 2026 | 16:18 WIB
IHSG Merangkak Naik Tipis, Saham-Saham Ini Justru Melonjak Tajam

Pasar saham Indonesia hari ini, Selasa (27/1), ditutup dengan catatan positif. IHSG berhasil menguat tipis 4,895 poin atau 0,05 persen, mengakhiri perdagangan di level 8.980,230. Meski begitu, pergerakannya terbilang datar saja.

Di sisi lain, indeks LQ45 justru mengalami tekanan. Indeks ini merosot 6,309 poin atau 0,72 persen ke posisi 876,122. Pasar terlihat terbelah: ada 267 saham yang naik, tapi lebih banyak lagi yang melemah, yakni 410 saham. Sebanyak 117 saham lainnya stagnan, tidak bergerak kemana-mana.

Menariknya, aktivitas perdagangan cukup sibuk. Volume transaksi mencapai 58,570 miliar saham dengan nilai beli jual sekitar Rp 27,387 triliun. Frekuensinya sendiri tercatat lebih dari 3,3 juta kali. Angka yang lumayan padat untuk sebuah sesi perdagangan.

Meski pasar terlihat bervariasi, beberapa saham justru melesat tinggi. Mereka jadi bintang hari ini.

LAJU atau Jasa Berdikari Logistics meroket 34,83 persen ke level 120. Tak kalah heboh, saham INAI (Indal Alumunium Industry) juga melonjak 24,79 persen, ditutup di 292.

Masih ada lagi. GTS Internasional (GTSI) naik 20,75 persen, sementara Samator Indo Gas (AGII) menguat hampir 19 persen ke 1.950. Jaya Swarasa Agung (TAYS) menutup daftar dengan kenaikan 15,66 persen.

Sementara itu, dari sisi mata uang, rupiah menunjukkan sedikit kekuatan. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 14 poin atau 0,08 persen terhadap dolar AS, berada di kisaran Rp 16.768.

Kondisi pasar Asia secara keseluruhan hari ini cukup mendukung. Mayoritas bursa regional ditutup di zona hijau.

Nikkei 225 Jepang naik 0,85 persen. Hang Seng Hong Kong bahkan lebih optimis, melonjak 1,35 persen.

Di China, indeks SSE Composite menguat 0,18 persen. Tak ketinggalan, Straits Times Singapura juga naik satu persen persis, menutup perdagangan di level 4.909,569.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar