IHSG Melesat, Sentuh Level 9.007 di Awal Pekan

- Senin, 26 Januari 2026 | 09:50 WIB
IHSG Melesat, Sentuh Level 9.007 di Awal Pekan

Senin pagi (26/1/2026) membawa angin segar bagi pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan sentuhan hijau, mengawali perdagangan di level 8.967,73. Penguatan itu tak berhenti di situ.

Hanya dalam hitungan menit, tepatnya hingga pukul 09.11 WIB, IHSG terus merangkak naik. Kenaikannya tercatat 0,38 persen, mendorong indeks ke posisi 8.987. Bahkan, sempat menyentuh puncak harian di angka 9.007,98. Pergerakannya cukup dinamis sejak bel dibuka.

Gairah investor terlihat jelas dari data transaksi awal. Nilainya mencapai Rp3,92 triliun! Volume perdagangan pun tak kalah ramai, dengan 5,51 miliar saham berpindah tangan dalam 469 ribu kali frekuensi. Dari papan pencatatan, suasana cenderung optimis: 348 saham menguat, kalahkan 231 saham yang melemah, sementara 382 lainnya diam di tempat.

Mayoritas sektor ikut mendorong penguatan ini. Warna hijau mendominasi, mulai dari teknologi, energi, hingga infrastruktur. Barang baku, industri, kesehatan, plus transportasi dan siklikal juga kompak naik.

Namun begitu, tidak semua sektor beruntung hari ini. Di sisi lain, sektor keuangan, properti, dan nonsiklikal justru kompak tertekan dan catatannya berwarna merah.

Nah, untuk saham-saham individual, ada beberapa yang kinerjanya benar-benar mencolok. Pimpinan top gainers pagi ini adalah PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) yang melesat 24,75 persen. Disusul oleh PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) dengan kenaikan fantastis 25,71 persen, dan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang naik 24,70 persen.

Di seberang sana, daftar top losers juga punya cerita. Ciptadana Asset Management (XCLQ) terpangkas 14,74 persen. Pinnacle Persada Investama dan Indo Premier Investment Management juga ikut terkoreksi, masing-masing turun 12,08 persen dan 11,97 persen.

Pasar pagi ini jelas menunjukkan dinamikanya sendiri. Menarik untuk dilihat, apakah tren hijau ini bisa bertahan hingga penutupan nanti.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar