Antusiasme terlihat nyata. Sebanyak 131 peserta turun ke lapangan, mewakili sekitar 30 persen emiten di Bursa Efek Indonesia. Tak ketinggalan, perwakilan dari 75 perusahaan lain seperti manajer investasi, dana pensiun, dan perbankan juga memenuhi venue. Kehadiran sejumlah tokoh seperti Direktur Eksekutif AEI Gilman Pradana dan Direktur MNC Asset Management Ipan Samuel semakin memberi warna pada acara ini.
Dukungan media dari MNC Media, iNews Media Group, dan IDX Channel pun turut menyemarakkan.
Setelah persaingan yang cukup sengit namun penuh sportivitas, akhirnya terumuslah para pemenang. Untuk kategori Mix Doubles, PT Pegadaian berhasil meraih juara pertama, disusul PT Batavia Prosperindo Asset Management di posisi kedua. Juara ketiga diraih oleh gabungan PT Champ Resto Indonesia Tbk dan PT Sequis Asset Management.
Sementara di kategori Men’s Doubles, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) keluar sebagai pemenang. Posisi runner-up diisi PT Henan Putihrai Asset Management, dan juara ketiga diperebutkan oleh tim gabungan PT Syailendra Capital dan PT Adhi Kartiko Pratama Tbk.
Turnamen ini jelas bukan tentang piala dan hadiah uang tunainya semata. Esensinya terletak pada jaringan yang terbangun, obrolan santai di sela-sela pertandingan, dan peluang kolaborasi yang mungkin saja lahir dari sebuah servis atau pukulan forehand yang gagal. Inilah cara baru merajut koneksi di industri pasar modal: lebih dinamis, lebih manusiawi.
Artikel Terkait
MR.D.I.Y Indonesia (MDIY) Catat Laba Bersih Rp1,1 Triliun dan Usul Dividen 40%
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.893, Beban Bunga Utang Membengkak Capai Rp99,8 Triliun
IHSG Turun 0,37% ke 7.362,12 Didominasi Tekanan Jual
HAIS Bagikan Dividen Rp26,1 Miliar dari Laba 2025