Rencana PT Merdeka Gold Resources Tbk untuk melantai di bursa Hong Kong mulai menemukan bentuk. Menurut sejumlah sumber yang diwawancarai Bloomberg, perusahaan tambang emas itu sudah menggaet beberapa bank investasi ternama untuk menggarap rencana IPO-nya.
Informasi ini datang dari orang-orang yang terlibat langsung dalam pembicaraan, meski mereka memilih untuk tidak disebutkan namanya karena semuanya masih sangat rahasia. Mereka bilang, Merdeka Gold sedang bekerja sama dengan Citic Securities Co., Morgan Stanley, dan UBS Group AG.
Namun begitu, detail-detail penting seperti besaran dana yang ingin digalang atau jadwal pastinya masih digodok. Semuanya masih bisa berubah.
Ketika dimintai konfirmasi, Merdeka Gold, UBS, dan Citic memilih untuk tidak berkomentar. Sementara itu, Morgan Stanley sendiri belum memberikan tanggapan apa pun. Kabar soal rencana dual listing ini sebenarnya sudah lebih dulu beredar, salah satunya lewat laporan media IFR.
Kalau jadi, langkah Merdeka Gold ini bakal jadi sesuatu yang cukup langka. Soalnya, tak banyak perusahaan di luar China yang memilih Hong Kong sebagai tempat pencatatan saham. Padahal, hubungan antara bursa Hong Kong dan Indonesia sebenarnya sudah cukup mesra.
Artikel Terkait
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Ban Tepat Jadi Kunci Hemat Daya Mobil Listrik
MR.D.I.Y Indonesia (MDIY) Catat Laba Bersih Rp1,1 Triliun dan Usul Dividen 40%
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.893, Beban Bunga Utang Membengkak Capai Rp99,8 Triliun
IHSG Turun 0,37% ke 7.362,12 Didominasi Tekanan Jual