Nasib serupa dialami minyak kelapa sawit atau CPO. Harganya menguat sedikit, tepatnya 0,64 persen, menjadi MYR 4.095 per ton pada penutupan perdagangan Selasa.
Nikel
Tidak semua komoditas bernasib baik. Nikel justru terperosok cukup dalam. Harganya anjlok 2,12 persen, menyentuh level USD 17.760 per ton. Penurunan ini cukup signifikan dibandingkan komoditas lainnya.
Timah
Sementara itu, timah berhasil menutup perdagangan dengan catatan hijau. Berdasarkan data London Metal Exchange (LME), logam ini menguat 0,31 persen dan bertahan di harga USD 49.412 per ton. Kenaikannya memang kecil, tapi setidaknya memberi sedikit kelegaan di tengah tekanan yang melanda nikel.
Artikel Terkait
Toba Pulp Lestari Terancam Mati Suri Usai Izin Hutan Dicabut
Harga Emas Antam Melonjak Tajam, Sentuh Rp 2,7 Juta per Gram
IHSG Lesu di Level 9.094, Sektor Industri Anjlok 5,29%
IHSG Terperosok, Rupiah Lunglai di Awal Perdagangan