Nasib serupa dialami minyak kelapa sawit atau CPO. Harganya menguat sedikit, tepatnya 0,64 persen, menjadi MYR 4.095 per ton pada penutupan perdagangan Selasa.
Nikel
Tidak semua komoditas bernasib baik. Nikel justru terperosok cukup dalam. Harganya anjlok 2,12 persen, menyentuh level USD 17.760 per ton. Penurunan ini cukup signifikan dibandingkan komoditas lainnya.
Timah
Sementara itu, timah berhasil menutup perdagangan dengan catatan hijau. Berdasarkan data London Metal Exchange (LME), logam ini menguat 0,31 persen dan bertahan di harga USD 49.412 per ton. Kenaikannya memang kecil, tapi setidaknya memberi sedikit kelegaan di tengah tekanan yang melanda nikel.
Artikel Terkait
Harga CPO Melonjak 8% dalam Seminggu, Terbesar Sejak November 2024
Lonjakan Harga Minyak Global Gagal Dongkrak Sektor Energi di Tengah Amukan IHSG
Menkeu Tegaskan THR Karyawan Swasta Tetap Kena Pajak, Sarankan Protes ke Perusahaan
Emas Rebound di Akhir Pekan, Tapi Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Pekan