Isu tentang rencana akuisisi terhadap PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) oleh konglomerat Hashim Djojohadikusumo dan Northstar Group akhirnya dibantah tegas oleh manajemen perusahaan. Kabar yang sempat beredar dan memicu gejolak di pasar itu dinyatakan tidak berdasar.
“Perseroan belum menandatangani perjanjian definitif terkait penjualan saham kepada pihak manapun,”
Demikian penegasan resmi yang disampaikan UDNG melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (20/1/2026). Intinya, tidak ada perubahan pengendali atau kesepakatan pengalihan saham yang sedang berlangsung. Posisi pemegang saham terbesar masih dipegang Jose Loupiga Keliat dan Vincent Lukito, dengan kepemilikan masing-masing 22,71 persen.
Manajemen juga mengaku tidak tahu-menahu soal isu lain yang ikut beredar, yakni rencana perubahan bidang usaha dari tambak udang ke infrastruktur digital. Mereka menegaskan, aktivitas operasional perusahaan berjalan seperti biasa. Di tambak-tambak mereka, siklus budidaya udang vannamei terus berjalan sesuai rencana.
Artikel Terkait
Ahmad Yani Ambil Alih Pucuk Pimpinan Pertamina Geothermal, Pacu Target 1,8 GW
Kemenperin Godok Aturan Baru untuk Permudah IKM Akses Bahan Baku Impor
Dua Menteri Godok Strategi Dana untuk Infrastruktur dan Penanganan Bencana
POSCO International Tawar Rp4,93 Triliun untuk Kuasai Saham Prime Agri Resources