Menteri Keuangan: Pelemahan Rupiah Tak Sejalan dengan Fundamental Ekonomi yang Membaik

- Selasa, 20 Januari 2026 | 16:48 WIB
Menteri Keuangan: Pelemahan Rupiah Tak Sejalan dengan Fundamental Ekonomi yang Membaik

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa punya pendapat menarik soal rupiah yang melemah belakangan ini. Menurutnya, kondisi mata uang kita itu nggak sejalan dengan fundamental ekonomi dalam negeri yang justru lagi membaik. Dia justru optimis, lho.

Dengan arus modal masuk dan IHSG yang menguat, nilai tukar diprediksi akan ikut merangkak naik. "Anda lihat di pasar modal kan naik (IHSG)," ujarnya.

"Pasar modal enggak mungkin naik kalau enggak ada investor asing yang masuk sini juga. Jadi harusnya kalau lihat dari "supply" dolar harusnya enggak kekurangan nih."

Tapi begitu, Purbaya memilih tak berspekulasi soal kebijakan bank sentral. "Cuman anda mestinya tanya ke Bank Sentral apa "policy"-nya, saya enggak tahu," katanya di depan OJK, Selasa (20/1).

Di sisi lain, dari kacamata fiskal, pelemahan rupiah dinilainya masih terbatas dampaknya. Pergerakannya year to date yang sekitar 2–3 persen itu tergolong moderat. Sistem ekonomi kita sudah biasa menghadapi fluktuasi seperti ini, jadi aktivitas ekonomi secara keseluruhan belum terganggu signifikan.

Yang penting sekarang, menurut Purbaya, adalah menjaga pondasi ekonomi. Kalau aktivitas ekonomi domestik makin kencang dan persepsi investor membaik, modal asing pasti akan berdatangan lagi. Ia menunjuk IHSG yang kuat sebagai bukti awal kepercayaan itu.

“Jadi ekonomi kita kalau kita jaga terus dan kita akan perbaiki terus ke depan, rupiah akan cenderung menguat,” tegasnya.


Halaman:

Komentar