Soal target operasi, ada dua tahap yang dicanangkan. Tuhiyat menjelaskan, target tahun 2027 adalah untuk operasi dari Bundaran HI sampai Stasiun Monas. Kemudian, perjalanan dilanjutkan.
“Target operasi Pak Gubernur kami targetkan lanjut 2029 dari Harmoni sampai dengan Kota (tua),”
katanya. Artinya, pada 2029 nanti, kita sudah bisa naik MRT dari Harmoni menuju kawasan sejarah Kota Tua.
Namun begitu, perluasan rute tentu butuh persiapan ekstra. Tuhiyat menyebut, untuk mendukung operasi hingga Kota Tua, dibutuhkan tambahan 8 rangkaian kereta (trainset). Kalau nanti mau diperpanjang lagi sampai Ancol, butuh 14 trainset. Nah, masalahnya, butuh tempat untuk merawat dan memarkir kereta-kereta tambahan itu.
“Mau tidak mau memang harus ada depo. Untuk sekarang ini train kita sampai dengan saat ini kita proyeksikan sekarang sedang dalam proses FS itu ada di ujung utara. Jadi kerja sama dengan Jaya Ancol,”
jelasnya. Rencananya, depo baru itu akan dibangun di kawasan Ancol, tentu saja lewat kerja sama dengan pengelola kawasan tersebut. Pembangunan ini jelas langkah konkret. Bukan cuma menambah panjang rel, tapi juga menyiapkan seluruh ekosistem pendukungnya.
Artikel Terkait
IHSG Menguat Tipis, Saham AWAN dan BAIK Melonjak di Atas 30 Persen
IHSG Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Bursa Asia
IHSG Cetak Rekor Lagi, Rupiah Justru Tergelincir ke Level Terendah Sepanjang Masa
OJK Kini Bisa Gugat Pelaku Usaha, Konsumen Tak Perlu Bayar