Nah, soal tiga nama calon itu, Pras mengaku belum bisa menyebutkan semuanya. Tapi satu hal yang pasti: Surat Presiden atau Surpres sudah dikirimkan ke DPR RI. Tujuannya jelas, untuk memulai proses uji kelayakan dan kepatutan, atau yang biasa kita dengar sebagai fit and proper test.
Meski enggan merinci semua, ada satu nama yang disebutkan Pras. Dia adalah Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono.
"Ada beberapa nama dan yang salah satu nama diusulkan memang Pak Wamenkeu, Pak Tommy (Thomas)," katanya.
Jadi, bola kini ada di pihak DPR. Tiga nama calon, termasuk Tommy, menunggu proses verifikasi dan uji kompetensi di Senayan. Kursi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan Juda Agung, sebentar lagi akan menemukan penghuni barunya.
Artikel Terkait
Bakrie & Brothers Gelar Rights Issue Usai Akuisisi Tol Cimanggis-Cibitung
Tommy Djiwandono Bersiap Tinggalkan Kemenkeu, Menuju Kursi Deputi Gubernur BI
Pasar Modal Indonesia Tunjukkan Ketangguhan di Tengah Gejolak Global
Purbaya Santai Tanggapi Tukar Guling Thomas dan Juda Agung