Nah, soal tiga nama calon itu, Pras mengaku belum bisa menyebutkan semuanya. Tapi satu hal yang pasti: Surat Presiden atau Surpres sudah dikirimkan ke DPR RI. Tujuannya jelas, untuk memulai proses uji kelayakan dan kepatutan, atau yang biasa kita dengar sebagai fit and proper test.
Meski enggan merinci semua, ada satu nama yang disebutkan Pras. Dia adalah Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono.
"Ada beberapa nama dan yang salah satu nama diusulkan memang Pak Wamenkeu, Pak Tommy (Thomas)," katanya.
Jadi, bola kini ada di pihak DPR. Tiga nama calon, termasuk Tommy, menunggu proses verifikasi dan uji kompetensi di Senayan. Kursi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan Juda Agung, sebentar lagi akan menemukan penghuni barunya.
Artikel Terkait
Analis Prediksi IHSG Alami Tekanan Jual Jelang Akhir Pekan
OJK Perkuat Likuiditas Pasar Modal dengan Aturan Free Float dan Instrumen Baru
IHSG Menguat 1,76%, Saham KOKA dan RODA Pacu Kenaikan
IHSG Bangkit 1,76% ke 7.710, Meski Nilai Transaksi Menyusut Tajam