Pengumuman Powell bahwa ia menerima panggilan pengadilan sempat bikin was-was. Kekhawatirannya, independensi The Fed dalam mengatur kebijakan moneter bisa tergerus oleh kepentingan politik.
Data dan Laporan yang Menguatkan
Di sisi data, ada kabar baik dari pasar tenaga kerja. Klaim tunjangan pengangguran AS ternyata turun tak terduga menjadi 198.000, jauh lebih rendah dari perkiraan ekonom yang menyentuh 215.000. Angka ini mengonfirmasi perlambatan yang memang sudah terjadi, di mana perusahaan lebih berhati-hati dalam merekrut. Tapi menariknya, produktivitas justru meningkat pertanda bisnis berusaha memaksimalkan tenaga kerja yang ada.
Sementara itu, nada dari para pejabat The Fed masih konsisten. Mereka cenderung akan mempertahankan suku bunga saat rapat akhir bulan nanti. Presiden Fed Kansas City, Jeff Schmid, secara eksplisit menyarankan hal itu.
“Dengan tekanan inflasi yang masih terlihat, pilihan saya adalah untuk mempertahankan kebijakan moneter yang sedikit ketat,” tegas Schmid.
Laporan dari sektor perbankan juga memberi warna. Morgan Stanley dan Goldman Sachs sama-sama membukukan peningkatan laba di kuartal keempat. Untuk Goldman, kinerjanya didongkrak oleh pendapatan perdagangan yang kuat dan keuntungan satu kali dari berakhirnya kemitraan kartu kreditnya dengan Apple. Laporan-laporan dari bank besar ini selalu jadi tolok ukur awal untuk menilai kesehatan korporasi AS di awal tahun.
Di komoditas, harga minyak justru anjlok lebih dari 4 persen, menghentikan reli lima hari beruntun. Penurunan ini dipicu oleh sikap Trump yang terlihat lebih kalem menanggapi Iran, sehingga meredakan ketakutan akan krisis pasokan jangka pendek.
Jadi, Kamis itu Wall Street bernapas lega. Ditopang chip, dibuai data, dan diawasi ketat oleh gejolak politik serta ucapan-ucapan dari pusat kekuasaan.
Artikel Terkait
BEI Jatuhkan Lebih dari 3.000 Sanksi Sepanjang 2025, Mayoritas Keterlambatan Laporan
Impor Indonesia Tembus US$21,2 Miliar di Januari 2026, Naik 18,21 Persen
Harga Emas Pegadaian Melonjak Rp38-44 Ribu per Gram Imbas Ketegangan AS-Israel-Iran
IHSG Terperosok ke Zona Merah Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah