Para pemegang saham PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mendapat kado manis di awal tahun. Tepatnya pada Kamis, 15 Januari 2026, bank pelat merah itu mulai membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025. Nilainya tak main-main, mencapai setidaknya Rp 20,6 triliun.
Kalau dirinci per saham, angkanya sekitar Rp 137. Pembayaran ini ditujukan bagi mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 2 Januari 2026.
Informasi resmi soal ini sudah disampaikan ke OJK pada Rabu, 17 Desember lalu. Menariknya, dari total dividen sebesar itu, pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas bakal mendapat porsi terbesar. Nilainya sekitar Rp 11 triliun yang akan disetorkan ke kas negara.
Sisanya? Akan dibagikan secara proporsional ke para pemegang saham publik.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan langkah ini. Menurutnya, ini adalah wujud komitmen bank untuk memberikan nilai tambah kepada para investor.
Artikel Terkait
Laba Bersih Astra 2025 Turun Tipis 3%, Jasa Keuangan Jadi Penyelamat
Program Pondasi Perbaiki Ratusan Rumah Warga di Kalimantan Tengah
Laba Bersih ITMG Anjlok 49% di Tengah Pelemahan Harga Batu Bara
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 3,085 Juta per Gram Awal Maret