Pertama, ada BREN. Saham ini kemarin naik 4,89% ke 9.650. Meski ada tekanan jual, pergerakannya masih bertahan di atas MA20. Analis melihat BREN sedang berada dalam bagian dari gelombang korektif. Rekomendasi beli di rentang 9.250-9.550, dengan target 9.900 dan 10.050. Stoploss-nya di bawah 9.175.
Kedua, BRIS. Kinerjanya cukup perkasa dengan kenaikan 6,64% ke level 2.250. Penguatan ini didukung volume beli yang baik dan berhasil menembus MA20. Posisinya diduga sedang di awal gelombang impulsif baru. Beli di area 2.190-2.230, target 2.330 dan 2.390. Batas stoploss di bawah 2.160.
Ketiga, PGEO. Berbeda dengan dua saham sebelumnya, PGEO justru terkoreksi 0,79% ke 1.260. Tekanan jual muncul dan harganya kembali di bawah MA200. Tapi, analis melihat ini sebagai bagian dari pembentukan gelombang kedua sebelum kemungkinan lanjutan naik. Rekomendasi beli di 1.160-1.240, target 1.325 dan 1.375. Stoploss ketat di bawah 1.145.
Terakhir, WIIM. Saham ini menguat 3,96% ke 1.705, didorong volume beli dan bertahan di atas MA20. Pola gelombangnya menunjukkan potensi berada di awal fase penguatan yang lebih kuat. Beli di kisaran 1.670-1.725. Target harga cukup optimis di 1.840 dan 1.905, dengan stoploss di bawah 1.660.
Semua rekomendasi itu tentu perlu disikapi dengan bijak. Analisis teknikal memberikan peta, tapi pasar selalu punya caranya sendiri untuk bergerak.
Artikel Terkait
Saham OILS Melonjak 12% di Tengah Konflik Timur Tengah Meski Tak Berkaitan dengan Minyak Bumi
IHSG Tipis Menguat ke 8.019,55, Sektor Terbelah dan Saham-saham Ekstrem Bergolak
Saham Migas Anjlok di BEI Meski Harga Minyak Dunia Menguat
Dua Investor Suntik Rp3,2 Triliun untuk Pabrik Kimia Strategis di Cilegon