Pasar saham Indonesia kembali menunjukkan sinyal positif di awal sesi Rabu (14/1/2026). IHSG dibuka dengan kenaikan cukup signifikan, 0,66 persen, yang mengantarnya ke posisi 9.007,05. Perjalanannya pagi ini cukup dinamis, sempat bergerak naik-turun antara level 8.997,1 dan 9.021,14.
Suasana optimisme itu terlihat jelas dari peta perdagangan. Mayoritas saham memilih untuk naik, tepatnya 338 emiten catatkan penguatan. Di sisi lain, 149 saham justru melemah, sementara 471 lainnya cenderung datar alias stagnan. Transaksi awal pun cukup cair, volume perdagangan mencapai 2,8 miliar saham dengan nilai sekitar Rp1,7 triliun.
Tak cuma IHSG, indeks-indeks lainnya juga ikut merasakan angin segar. Indeks LQ45 naik 0,21 persen ke 880. Indeks JII lebih perkasa lagi, menguat 0,51 persen ke level 610. Sementara itu, indeks MNC36 dan IDX30 masing-masing naik 0,34 persen dan 0,33 persen.
Lalu, bagaimana dengan performa sektoral? Rupanya, mayoritas sektor ikut mendorong penguatan IHSG hari ini. Energi, barang konsumsi baik yang siklikal maupun non-siklikal keuangan, bahan baku, kesehatan, transportasi, sampai teknologi, semuanya berada di zona hijau. Namun begitu, tidak semua sektor beruntung. Dua sektor yang justru tertekan adalah properti dan industri.
Artikel Terkait
Laba Bersih Astra 2025 Turun Tipis 3%, Jasa Keuangan Jadi Penyelamat
Program Pondasi Perbaiki Ratusan Rumah Warga di Kalimantan Tengah
Laba Bersih ITMG Anjlok 49% di Tengah Pelemahan Harga Batu Bara
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 3,085 Juta per Gram Awal Maret