Batu Bara: Stabil di Tengah Keriuhan
Berbeda dengan minyak, harga batu bara justru terpantau stagnan. Pada penutupan perdagangan, harganya bertahan di posisi USD 107,30 per ton. Pasar sepertinya masih menunggu sinyal lebih jelas.
CPO dan Logam Industri Ikut Merangkak Naik
Di bursa komoditas lainnya, minyak kelapa sawit atau CPO juga mencatatkan kenaikan. Harganya naik tipis 0,49 persen, menjadi MYR 4.080 per ton.
Nikel pun tak ketinggalan. Logam industri ini naik 1,05 persen, dengan harga di London Metal Exchange (LME) mencapai USD 17.888 per ton.
Yang paling mencolok adalah timah. Kenaikannya cukup signifikan, yakni 5,28 persen. Di LME, harga timah melesat ke level USD 47.967 per ton. Kenaikan tajam ini menarik perhatian banyak trader.
Secara keseluruhan, pasar Senin kemarin cukup berwarna. Gejolak politik di Timur Tengah memberi warna tersendiri pada pergerakan minyak, sementara komoditas lain merespons dinamika pasokan dan permintaan mereka sendiri. Kita lihat saja bagaimana lanjutannya di hari-hari mendatang.
Artikel Terkait
Sari Roti Rencanakan Diversifikasi ke Bisnis Pakan Ternak dari Limbah Produksi
IHSG Menguat Tipis ke 8.235,49 Didorong Aksi Beli di Saham-Saham Emiten Tertentu
Rupiah Melemah ke Rp16.787, Dihantui Ketegangan Geopolitik dan Tarif AS
Cimory Catat Laba Bersih Rp2,03 Triliun di 2025, Tumbuh 33,8 Persen