Senin kemarin (12/1), publik ramai membicarakan target ambisius Presiden Prabowo Subianto. Ia bertekad menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia, khususnya bagi kelompok masyarakat di lapisan terbawah, paling lambat tahun 2029. Target ini langsung menyita perhatian.
Di sisi lain, hari yang sama juga diwarnai momen penting lain. Prabowo meresmikan proyek besar kilang minyak di Balikpapan. Dua peristiwa ini jadi sorotan utama sepanjang hari.
Target Prabowo: Indonesia Bebas Kemiskinan Ekstrem 2029
Dalam pidatonya di acara peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Prabowo tak menampik masih adanya warga yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan. Kelompok inilah, yang sering disebut sebagai desil 1 dan 2, yang jadi fokus utamanya.
“Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya tahun 2029 bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2 bisa kita ubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya percaya itu bisa terjadi,” tegasnya, Selasa (13/1).
Optimisme itu tak berhenti di situ. Di kesempatan sama, ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia punya modal kuat untuk bangkit. Menurutnya, negeri ini punya rekam jejak prestasi yang bisa diandalkan menuju kemajuan.
“Indonesia berprestasi, Indonesia bisa berprestasi, Indonesia akan berprestasi dan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang baik negara yang maju, negara yang sejahtera,” sebut Prabowo.
Artikel Terkait
Gejolak Timur Tengah Pacu Harga Minyak ke Level Tertinggi 7 Pekan
Beras SPHP Bakal Seragam Harganya dari Sabang hingga Merauke
Wall Street Pecahkan Rekor Lagi, Meski Bayang-Bayang Investigasi Mengintai Powell
Wall Street Cetak Rekor Lagi, Di Tengah Sorotan ke Jerome Powell