Alasan di balik keputusan Salis cukup sederhana, tapi sering jadi penyebab. Dalam suratnya, ia mengaku sibuk dengan pekerjaan dan komitmen lain di luar perusahaan.
"Sehingga mengakibatkan saya tidak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Komisaris secara optimal," tulisnya.
Singkatnya, kesibukan di tempat lain membuatnya merasa tidak bisa fokus mengawasi perusahaan. Keputusan mundur pun diambil.
Kini, perhatian beralih ke pemegang saham. Mereka punya waktu kurang dari tiga bulan untuk menentukan siapa yang akan mengisi kursi komisaris yang kosong itu. Perubahan ini tentu akan diperhatikan pasar dalam beberapa pekan ke depan.
Artikel Terkait
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi
IHSG Naik 6,14%, Saham TRUK Melonjak Lebih dari 100%
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi