"Banyak perubahan yang sudah diumumkan, namun perlu saya tegaskan bahwa beberapa tim akan terus melakukan penyesuaian alokasi sumber daya sepanjang tahun sesuai kebutuhan, dan beberapa peran mungkin terdampak," tambahnya.
Belum diketahui secara pasti produk Google mana yang paling terkena imbas. Namun, perusahaan tampaknya sedang mengalihkan fokus ke produk-produk seperti Google Bard dan teknologi Gemini untuk melawan kompetitor seperti ChatGPT.
Meski tidak semua keputusan terhubung langsung dengan strategi ini, keputusan PHK asisten Google minggu lalu dikabarkan terkait dengan upaya integrasi teknologi AI generasi terbaru.
Dalam memo tersebut, Pichai juga membandingkan PHK kali ini dengan yang terjadi di tahun 2023, di mana Google kala itu mengurangi 12.000 karyawan atau 6% dari total pegawainya.
Baca Juga: Resep Gohyong Ayam Gurih, Enaknya Bikin Nagih!
"Pengurangan peran kali ini tidak sebesar tahun lalu dan tidak akan berdampak pada semua tim. Namun, saya memahami bahwa melihat kolega dan tim terdampak adalah hal yang berat," ungkapnya.
Meskipun skalanya lebih kecil dibandingkan tahun lalu, PHK lanjutan ini semakin menunjukkan tekad Google untuk beradaptasi dengan cepat dan fokus pada prioritas bisnisnya di tahun 2024.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: indotren.com
Artikel Terkait
Cadangan LPG Nasional Kembali Normal Setelah Sempat Kritis
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Yield Capai 8,4%
Cimory Bagikan Dividen Rp1,59 Triliun dari Laba Bersih Rp2,03 Triliun
IHSG Melonjak 2,07%, Sentimen Beli Dominasi Pasar Saham