IHSG Sentuh 8.680 di Pembukaan Perdagangan Awal 2026

- Jumat, 02 Januari 2026 | 09:30 WIB
IHSG Sentuh 8.680 di Pembukaan Perdagangan Awal 2026

Perdagangan pertama di tahun 2026, tepatnya Jumat (2/1), IHSG dibuka dengan catatan positif. Indeks saham gabungan kita itu naik 0,38 persen atau 33,29 poin, mengawali hari di posisi 8.680,23. Suasana pasar pagi itu terlihat cukup optimis.

Kalau dilihat dari pergerakannya, mayoritas saham memang bergerak naik. Tercatat ada 377 saham yang menguat. Di sisi lain, yang melemah cuma 107. Sementara itu, cukup banyak juga, 474 saham, yang harganya stagnan alias diam di tempat.

Menurut data yang beredar, aktivitas perdagangan pagi ini menunjukkan volume yang cukup sibuk. Transaksi terjadi 73,67 ribu kali dengan total volume mencapai 483,2 juta saham. Nilainya? Sekitar Rp329,7 miliar. Kapitalisasi pasarnya sendiri menyentuh angka yang fantastis, Rp15.929 triliun.

Secara sektoral, hampir semua indeks berpakaian hijau. Namun begitu, ada dua sektor yang justru terlihat merah: industri dan keuangan. Mereka jadi pengecualian di tengah sentimen positif yang melanda.

Nah, untuk saham-saham yang jadi bintang pagi ini, ada beberapa nama yang melesat tinggi. Puncaknya adalah PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPLQ) yang melonjak 24,35 persen ke level Rp715.

Diikuti oleh PT Golden Flower Tbk (POLU) yang naik 15,67 persen ke Rp21,77. Lalu, PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) juga tak kalah perkasa, menanjak 15,24 persen ke harga Rp242 per saham.

Tapi tentu, tidak semua saham beruntung hari ini. Beberapa justru terpuruk dan masuk daftar top losers.

PT Sinarmas Asset Management Tbk (XSSI) misalnya, anjlok 15 persen ke Rp85. Kemudian, ada juga PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPSG) yang merosot 14,15 persen ke Rp352. Sedangkan PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) melemah 7,27 persen, bertahan di Rp3.060.

Begitulah kira-kira pembukaan pasar di awal tahun. Sebuah awal yang cukup menggembirakan, meski tetap perlu waspada melihat dua sektor yang masih tertatih.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar