Bantuan untuk korban bencana di tiga provinsi Sumatera terus mengalir. Kementerian Sosial melaporkan, hingga saat ini nilai total bantuan tanggap darurat yang telah disalurkan telah mencapai angka yang sangat signifikan: Rp100,4 miliar lebih. Bantuan ini mencakup berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari bahan makanan untuk dapur umum hingga perlengkapan keluarga dan anak-anak.
Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo, memberikan penjelasan rinci saat jumpa pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin lalu.
“Pertama, total nilai bantuan penanganan tanggap darurat bencana Sumatera yang sudah tersalur sebanyak Rp100.484.346.880 berupa lauk pauk, family kit, kidsware, dan kebutuhan bahan makanan untuk 42 dapur umum,” kata Jabo.
Dia membeberkan alokasi per provinsi. Untuk Aceh, bantuan yang dikucurkan bernilai Rp43,6 miliar. Sumatera Utara menerima sekitar Rp37,4 miliar. Sementara itu, bantuan untuk Sumatera Barat mencapai Rp19,4 miliar.
“Kemudian untuk Provinsi Sumatera Barat nilainya Rp19.418.596.580. Kemudian untuk Provinsi Sumatera Utara nilainya sebesar Rp37.458.792.000,” ujarnya merinci, setelah sebelumnya menyebut angka untuk Aceh.
Di sisi lain, penyaluran santunan bagi keluarga korban meninggal juga telah dilakukan. Menurut Agus Jabo, santunan sebesar Rp15 juta per orang telah sampai ke tangan 86 ahli waris. Totalnya, Rp1,29 miliar.
Artikel Terkait
Fore Kopi Indonesia Catat Laba Bersih Rp90 Miliar, Naik 55% pada 2025
Pemerintah Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN Mulai April 2026
Semen Baturaja Catat Kenaikan Pendapatan dan Laba Bersih di 2025
Pemerintah Tetapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN, Potensi Hemat Anggaran Rp6,2 Triliun