- Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi yang kuat biasanya berarti lebih banyak pekerjaan dan pendapatan yang lebih tinggi, yang dapat meningkatkan permintaan properti dan mendorong harga naik.
- Kondisi Pasar Kerja
Jika pasar kerja kuat dan tingkat pengangguran rendah, ini bisa berarti lebih banyak orang memiliki kestabilan finansial untuk membeli properti, yang bisa mendorong harga naik.
- Pajak Properti
Tingkat pajak properti dan perubahan dalam peraturan pajak juga bisa mempengaruhi nilai investasi properti.
- Demografi
Perubahan dalam demografi, seperti pertambahan penduduk atau perubahan pola migrasi, juga bisa mempengaruhi permintaan dan harga properti.
Baca Juga: 10 Curug di Pangandaran Jabar yang Memukau dan Indah yang Sayang untuk Dilewatkan Begitu Saja
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jabarhits.com
Artikel Terkait
Pemerintah Kejar Target Bersih-Bersih Lumpur Sebelum Ramadan Tiba
Rupiah Terperosok Lagi, Investor Asing Serbu Keluar dari SBN
TRIN Lepas Saham Treasury Rp57 Miliar di Tengah Tekanan Harga
OJK Bongkar Delapan Pelanggaran Serius Dana Syariah Indonesia, Lapor ke Bareskrim