Strategi lain yang dijalankan adalah menambah frekuensi terbang. Pada rute-rute yang dianggap strategis dan ramai, Pelita Air secara bertahap menaikkan jumlah penerbangannya. Ini langkah antisipasi sederhana namun krusial untuk menyalurkan lonjakan penumpang.
Kesiapan operasional ini juga mendapat pantauan langsung dari pemerintah. Dalam kunjungan kerjanya ke Bandara Soekarno-Hatta, Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Aminuddin Ma’ruf, memastikan implementasi kebijakan diskon tiket berjalan seperti seharusnya.
"Semua maskapai BUMN sudah menjalankan penurunan tarif sesuai ketentuan. Masyarakat harus bisa menikmati transportasi yang lebih terjangkau," tegas Aminuddin.
Namun begitu, Aminuddin juga memberikan catatan penting. Penurunan harga, menurutnya, tidak boleh jadi alasan untuk mengabaikan kualitas.
"Saya ingatkan, keberhasilan kita dalam pelayanan publik justru terlihat ketika harga lebih murah tidak membuat layanan atau kenyamanan penumpang ikut turun. Standar pelayanan prima dan integritas operasional harus tetap dijaga," tuturnya menegaskan.
Artikel Terkait
Wall Street Dibayangi Ketegangan Iran, Minyak Melonjak di Atas $115
Pemerintah Targetkan Groundbreaking Rusun Bantaran Rel Senen Mei 2026
Laba Bersih ICBP Melonjak 30% Jadi Rp9,2 Triliun di Tengah Tekanan Biaya
Stok Beras Bulog Tembus Rekor 4,3 Juta Ton, Inflasi Berhasil Dikendalikan