“Langkah menerapkan standar IRMA menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas operasional secara menyeluruh,”
terang Retno.
Di sisi lain, aspek keselamatan memang jadi prioritas utama. Standar ketat diterapkan di setiap tahapan, didukung pelatihan berkelanjutan bagi para pekerja. Prosedur kerja aman dan pengawasan rutin di area tambang jadi hal yang biasa di sini. Mereka juga memperkuat akuntabilitas dengan melibatkan seluruh mitra kerja untuk memegang standar yang sama.
Ke depannya, jalan yang ditempuh Harita Nickel tampaknya akan tetap fokus pada keberlanjutan.
“Ke depan, Harita Nickel terus mendorong praktik pertambangan nikel yang lebih aman dan berkelanjutan, misalnya melalui peningkatan standar operasional, penguatan pengelolaan lingkungan, serta penerapan inovasi yang mendukung efisiensi dan keberlanjutan industri nikel nasional,”
tegas Retno.
Pada akhirnya, penghargaan ini bukan sekadar pengakaan simbolis. Ia menegaskan peran Harita Nickel dalam mendorong standar baru di industri nikel sebuah standar yang tak hanya mengejar angka produksi, tetapi juga memikirkan tanggung jawab jangka panjang terhadap manusia dan alam.
Artikel Terkait
Harga CPO Menguat Pekan Ketiga, Didukung Konflik Timur Tengah dan Harga Energi
Saham Energi Boy Thohir Jadi Penopang Pasar di Tengah Pelemahan IHSG
Menkeu Purbaya Bicara Beban Jabatan dan Rencana Bantu Pedagang Terbelit Utang
Bitcoin Koreksi 7% Usai The Fed Pertahankan Suku Bunga dan Revisi Proyeksi Inflasi