KRYA Amankan Kontrak Rp240 Miliar untuk Pasok 10.000 Motor Listrik

- Jumat, 19 Desember 2025 | 22:15 WIB
KRYA Amankan Kontrak Rp240 Miliar untuk Pasok 10.000 Motor Listrik

Lewat anak usahanya, ECGO, PT Bangun Perkasa Jaya Tbk (KRYA) baru saja mengamankan kontrak komersial yang cukup besar. Mitranya adalah EVMoto, dan nilai kerjasamanya mencapai ratusan miliar rupiah. Intinya, KRYA akan memasok sebanyak 10 ribu unit sepeda motor listrik.

Nilai kontraknya sendiri ditetapkan Rp24 juta untuk tiap unit motor. Kalau dihitung total, angkanya mencapai Rp240 miliar. Pengiriman barangnya rencananya baru akan dimulai pada Maret 2026 nanti.

Bagi manajemen KRYA, kontrak ini bukan sekadar angka. Presiden Direktur perusahaan, William Teng, menyebut ini sebagai langkah konkret dari strategi mereka di bidang kendaraan listrik.

"Melalui ECGO sebagai anak perusahaan kami, dan dengan peran aktif KRYA dalam rantai pasok, kami membangun fondasi operasional yang kokoh," ujar William.

"Ini semua untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham," tambahnya dalam keterangan yang dirilis Jumat (19/12/2025).

Di sisi lain, kontrak ini jelas merupakan bagian dari rencana besar. Perusahaan ini memang sedang gencar memperluas portofolio bisnisnya, khususnya ke sektor mobilitas listrik yang sedang naik daun. ECGO akan bertindak sebagai ujung tombak operasional untuk semua strategi kendaraan listrik (EV) itu.

Menurut William, kerja sama dengan EVMoto ini bisa jadi batu loncatan. Platform awal, katanya, untuk membuka peluang kemitraan strategis lain yang lebih luas lagi ke depannya. Rencananya, KRYA akan terus mendorong strategi EV-nya, memaksimalkan sinergi di dalam grup, dan tentu saja meningkatkan kapabilitas bisnis di sektor yang penuh potensi ini.

Jadi, langkah KRYA ini patut dicermati. Mereka tak hanya menggarap kontrak besar, tapi juga sedang membangun pondasi untuk kehadiran jangka panjang di ekosistem kendaraan ramah lingkungan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar