Rencananya, perusahaan bakal menerbitkan saham baru hingga 48 miliar lembar. Dana yang terkumpul nantinya punya tujuan jelas: sebagian untuk melunasi utang ke pihak ketiga, menopang kebutuhan modal kerja, dan tak ketinggalan, menambah armada operasional atau Capex.
Nah, selain membahas Rights Issue, rapat itu juga mengagendakan beberapa hal lain. Misalnya, laporan keuangan perseroan dan yang cukup menarik, perubahan nama kapal ‘Hai Long 106’ menjadi ‘Gunanusa Hai Long 106’. Pergantian nama ini berkaitan erat dengan proyek kerja sama time charter dengan PT Gunanusa Utama Fabricators.
Kerja sama ini bagian dari integrasi armada dan dukungan untuk proyek-proyek yang sedang berjalan maupun yang akan datang. Manajemen berharap kolaborasi strategis semacam ini bisa mengoptimalkan penggunaan armada dan menjaga aliran pendapatan tetap stabil.
Pada akhirnya, dukungan dari pemegang saham adalah modal berharga. Bagi CBRE, ini adalah elemen penting untuk mewujudkan semua rencana pengembangan usahanya di masa mendatang. Semua mata kini tertuju pada eksekusi tahap selanjutnya.
Artikel Terkait
Harga CPO Menguat Pekan Ketiga, Didukung Konflik Timur Tengah dan Harga Energi
Saham Energi Boy Thohir Jadi Penopang Pasar di Tengah Pelemahan IHSG
Menkeu Purbaya Bicara Beban Jabatan dan Rencana Bantu Pedagang Terbelit Utang
Bitcoin Koreksi 7% Usai The Fed Pertahankan Suku Bunga dan Revisi Proyeksi Inflasi