Seorang ibu warga Desa Sanggrahan, Klaten, meninggal dunia setelah jadi korban tabrak lari. Kejadiannya di Jalan Jogja-Solo, wilayah Prambanan. Dua kendaraan terlibat sebuah mobil Kijang dan truk boks menyebabkan korban terpental hebat.
Pemakaman almarhumah, yang berinisial S, telah dilaksanakan Rabu siang kemarin. “Iya akhirnya meninggal ibu S. Pemakaman tadi jam 13.00 WIB,” ujar Dito, sopir ambulans RS PKU Muhammadiyah Prambanan, usai prosesi pemakaman.
Dito lah yang membawa korban ke rumah sakit setelah kejadian. Menurut penuturannya, insiden nahas ini terjadi Selasa petang. Saat itu, dia sedang standby di rumah sakit.
Ketika sampai di lokasi, suasana sudah sepi. Mobil dan truk yang menabrak sudah raib entah ke mana. “Dari rekaman CCTV kedua kendaraan itu kabur,” kata Dito.
Korban sempat dilarikan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro. Di dalam ambulans, kondisinya masih terlihat sadar. Namun, nyawanya tak tertolong.
Di sisi lain, pihak kepolisian membenarkan laporan ini. Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, menyatakan penyelidikan sedang digelar.
“Sedang dalam penyelidikan, untuk CCTV sudah kami dapatkan,” ucap Alif saat dikonfirmasi.
Hingga kini, pelaku tabrak lari masih dicari. Masyarakat setempat berharap kasus ini cepat terungkap.
Artikel Terkait
Polisi Bubarkan Aksi Balap Liar di Duren Sawit, Delapan Motor Diamankan
Deutsche Bank Pangkas Prospek Harga Emas, Sinyal The Hawkish The Fed dan Data AS Kuat Jadi Penekan
Madrasah di Demak Klarifikasi Penari Rok Mini di Acara Tahun Baru Hijriah Bukan Siswa
Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi, Penumpang Cukup Jalan Kaki Dua Menit ke Stadion