Madrasah di Demak Klarifikasi Penari Rok Mini di Acara Tahun Baru Hijriah Bukan Siswa

- Rabu, 24 Juni 2026 | 11:10 WIB
Madrasah di Demak Klarifikasi Penari Rok Mini di Acara Tahun Baru Hijriah Bukan Siswa

Penampilan seorang penari perempuan yang mengenakan rok mini dalam sebuah grup drumband di acara peringatan tahun baru Hijriyah di halaman MTs-MA NU Mranggen, Kabupaten Demak, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pihak madrasah akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.

Video yang memperlihatkan aksi tersebut tersebar luas setelah diunggah oleh akun Instagram @beritasemaranghariini. Dalam rekaman itu, sang penari terlihat menari dengan mengenakan atasan putih lengan panjang dan rok mini berwarna biru muda. Bagian pakaian dalamnya pun tampak tersingkap saat ia bergerak.

Kepala MTs NU Mranggen, Muhamad Abdul Kodir, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa, 16 Juni lalu. Acara tersebut digelar untuk menyambut tahun baru Hijriah. “Itu acara menyambut tahun baru Hijriah. Nggih. Itu kan kalau sesuai di judulnya, itu acara yang ke-16,” ujar Kodir saat dihubungi, Selasa, 23 Juni 2026.

Kodir memastikan bahwa grup drumband yang tampil dalam acara itu bukan berasal dari kalangan pelajar. Dari total 26 grup yang berpartisipasi, sebagian besar merupakan grup dari kalangan umum. Ia menegaskan bahwa penampilan yang menjadi sorotan itu bukan berasal dari siswa MTs NU Mranggen maupun pelajar dari sekolah lain.

“Yang viral itu bukan drumband pelajar, baik itu bukan pelajar dari MTs NU maupun pelajar dari luar, tapi itu notabene adalah tampilan dari drumband umum,” kata Kodir.

Pihak madrasah mengaku sebenarnya telah berupaya mengantisipasi kemungkinan munculnya penampilan yang dinilai kurang pantas. Namun, setelah video tersebut menyebar luas dan menuai reaksi, Kodir menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia berjanji akan menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan acara serupa di masa mendatang.

“Karena itu sudah terlanjur viral dan mungkin menjadi ramai, kita mohon maaf atas kegaduhan ini dan akan menjadi introspeksi bagi kita untuk di event-event selanjutnya,” ujar Kodir.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar