Polres Rohil Beri Penghargaan untuk Pengungkapan Sabu Terbesar Riau 2025

- Rabu, 17 Desember 2025 | 23:45 WIB
Polres Rohil Beri Penghargaan untuk Pengungkapan Sabu Terbesar Riau 2025

Rabu pagi (17/12/2025) di Mapolres Rohil, suasana tampak khidmat. AKBP Isa Imam Syahroni, Kapolres Rokan Hilir, berdiri tegas di hadapan para personelnya. Ia punya agenda penting: memberikan penghargaan atas sebuah prestasi yang disebut-sebut sebagai yang terbesar di Riau sepanjang 2025.

Prestasi itu adalah pengungkapan sabu seberat hampir 80 kilogram, tepatnya 79,97 kg. Sebuah angka yang fantastis dan tentu saja membutuhkan kerja keras. Upacara pagi itu dihadiri oleh Wakapolres Kompol Rikky Operiady, para Kabag, Kasat, perwira, dan seluruh jajaran Polres Rohil.

“Capaian pengungkapan narkotika seberat ini merupakan prestasi luar biasa,” ujar AKBP Isa, suaranya lantang mengisi ruangan.

Ia menegaskan, pencapaian ini patut dibanggakan bersama. Menurutnya, pemberian penghargaan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah bentuk pengakuan institusi yang diharapkan bisa memacu semangat seluruh anggota.

“Penghargaan ini juga diharapkan memotivasi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas,” imbuhnya.

Di sisi lain, Isa tak lupa menyelipkan pesan-pesan lain yang tak kalah penting. Ia bicara soal disiplin, keimanan, dan pentingnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Kritik dari masyarakat, katanya, harus dilihat sebagai bahan evaluasi yang berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Total, ada 22 personel dari Sat Narkoba dan Polsek Bangko yang menerima piagam penghargaan. Uniknya, selain piagam, mereka juga mendapat bibit pohon. Sebuah simbol komitmen Polri terhadap pelestarian lingkungan, atau yang dikenal dengan semangat Green Policing.

Namun begitu, di balik euforia penghargaan, peringatan tetap disampaikan. Menjelang akhir tahun 2025 ini, Kapolres mengingatkan jajarannya untuk tidak lengah.

“Tingkatkan kewaspadaan,” pesannya tegas.

Ia meminta agar dilakukan pemetaan, deteksi dini, dan koordinasi yang lebih intens antar-instansi. Tujuannya jelas: mencegah peredaran narkotika masuk ke wilayah Kabupaten Rokan Hilir di momen-momen akhir tahun.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar