✍🏻 Jonru Ginting
Lihatlah kondisi Indonesia sekarang. Rasanya, situasi yang memprihatinkan ini mungkin bisa membuat lebih banyak orang paham. Paham, kenapa sejak 2012 lalu saya tak pernah berhenti bersuara, bahkan nyaris setiap hari, meneriakkan satu hal: "Jangan pilih dia!"
Waktu itu, saya benar-benar cemas. Peduli banget sama nasib bangsa ke depan. Sampai-sampai, saya pernah nangis sendiri membayangkannya. Serius.
Namun begitu, apa balasan yang saya terima?
Bully-an. Tuduhan. Caci maki. Laporan fitnah. Karakter saya dihancurkan ditempeli label 'raja hoax', 'raja fitnah' dan ujung-ujungnya harus mendekam di penjara.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral