Yang cukup melegakan, cadangan dayanya masih ada. Total daya mampu pasok mencapai 1.110,48 MW, sementara beban puncak tercatat 901,41 MW. Artinya, masih ada sisa cadangan sekitar 209,07 MW. Angka serupa juga terlihat di sub-sistem seperti SulutGo yang cadangannya 176,96 MW.
Nah, untuk operasional di lapangan, persiapan mereka terbilang masif. Tak tanggung-tanggung, 2.199 personel telah disiagakan. Mereka juga membentuk 60 posko siaga yang tersebar. Dari ribuan personel itu, 32 di antaranya merupakan ahli khusus untuk pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB).
Perlengkapan pendukung pun dikerahkan. Mulai dari mobil dan motor dinas gangguan, crane, puluhan gardu bergerak (UGB), hingga unit UPS dan genset disiapkan untuk berjaga-jaga.
Di sisi lain, Usman juga mengimbau partisipasi masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika terjadi kendala kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. Tim kami siaga 24 jam untuk merespons laporan masyarakat," ujar Usman kembali.
Jadi, dengan segala persiapan ini, PLN berharap momen Nataru tahun depan bisa berjalan lancar. Listrik stabil, perayaan pun bisa lebih tenang dan menyenangkan.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak