Di sisi lain, bagi investor yang menunggu pembagiannya, ada beberapa tanggal penting yang perlu diingat. Pasar akan memasuki periode cum dividen mulai 29 Desember 2025. Sementara itu, daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date) ditetapkan pada 2 Januari 2026.
Uangnya baru benar-benar cair dan masuk ke rekening investor pada 15 Januari 2026.
Kalau dilihat dari harga saham BRI yang berkisar di Rp3.730 per lembar, pembagian Rp137 per saham ini menawarkan yield menarik. Perkiraan kasar para analis, angkanya bisa mencapai 3,6 persen. Bukan angka yang buruk untuk sekadar menunggu tanggal pembayaran.
Jadi, inilah komitmen BRI untuk membagikan hasil kinerjanya di tengah tahun. Sebuah kabar baik yang tentu dinanti-nanti oleh pasar.
Artikel Terkait
Harga CPO Menguat Pekan Ketiga, Didukung Konflik Timur Tengah dan Harga Energi
Saham Energi Boy Thohir Jadi Penopang Pasar di Tengah Pelemahan IHSG
Menkeu Purbaya Bicara Beban Jabatan dan Rencana Bantu Pedagang Terbelit Utang
Bitcoin Koreksi 7% Usai The Fed Pertahankan Suku Bunga dan Revisi Proyeksi Inflasi