Untuk pertama kalinya, Ditjen Gakkum Kementerian ESDM menggelar lelang terbuka stockpile bauksit. Jumlahnya tak main-main: lebih dari 629 ribu metrik ton yang tersimpan di Kepulauan Riau.
Lelang digelar secara resmi via lelang.go.id. Menurut jadwal, penawaran dibuka mulai 16 Desember hingga 22 Desember 2025. Nantinya, pemenang akan ditetapkan di Kantor KPKNL Batam.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM, Jeffri Huwae, menjelaskan latar belakang langkah ini. Inisiatif tersebut merupakan tindak lanjut amanah Pasal 199J PP No. 39 Tahun 2025.
“Kalau nanti ditemukan lagi stockpile mineral, entah itu bauksit, batubara, atau nikel, penegakan hukum akan dilakukan dengan menetapkannya sebagai Barang yang Dikuasai Negara. Lalu, akan dilelang,” ujar Jeffri.
“Hasil lelangnya akan masuk sebagai PNBP sektor ESDM,” tambahnya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/12).
Dari lelang ini, potensi penerimaan negara diprediksi mencapai Rp 200 miliar. Angka yang cukup signifikan, apalagi Kementerian ESDM sendiri punya target PNBP pada APBN 2025 sebesar Rp 254 triliun.
Jeffri menyebut lelang ini seperti kado akhir tahun yang berharga bagi negara.
“Ini sekaligus kontribusi terhadap penerimaan negara dengan potensi lebih dari Rp 200 miliar,” jelasnya.
Di sisi lain, lelang ini bukan cuma soal uang. Menurut Jeffri, ini menciptakan kepastian hukum untuk barang-barang sisa tambang yang dikuasai negara. Hasil lelang bauksit ini juga jadi bukti capaian kinerja Ditjen Gakkum, yang visinya salah satunya memang mendongkrak penerimaan negara lewat penegakan hukum.
Jeffri meyakini langkah ini punya dampak lebih luas. Selain memperkuat kontribusi sektor ESDM, ini juga bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola sumber daya alam.
“Prosesnya fair, terbuka. Kami mengajak semua pihak yang memenuhi kualifikasi untuk ikut,” katanya.
Lelang ini sendiri tak lepas dari kolaborasi erat. Kementerian ESDM bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, melibatkan Ditjen Gakkum ESDM, Ditjen Kekayaan Negara (DJKN), hingga Kanwil DJKN di Riau, Sumbar, Kepri, serta tentu saja KPKNL Batam.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat Didorong Harapan Damai AS-Iran dan Optimisme Sektor AI
Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun di Tengah Ekspansi Strategi AI
Cimory Ekspor Perdana Yogurt ke Vietnam Senilai Rp1,13 Miliar
Pendapatan HAJJ Tembus Rp287,64 Miliar di Kuartal I-2026, Margin Laba Kotor Melonjak 55 Persen