Jauh di balik aliran listrik yang menyalakan kota dan bahan bakar yang menggerakkan kendaraan, ada sebuah proses rumit yang bekerja tanpa henti. Rantai pasok energi nasional itu terencana dengan matang, berlapis-lapis, dan dijalankan dengan ketelitian tinggi. Simpul penting dari rantai tersebut berada di Indramayu, tepatnya di Terminal Khusus atau Jetty Kilang Balongan milik PT Kilang Pertamina Internasional RU VI.
Fasilitas ini bukan sekadar dermaga biasa. Ia berperan sebagai gerbang strategis penyaluran berbagai produk energi mulai dari BBM, avtur, hingga produk petrokimia ke seantero wilayah Indonesia. Khususnya untuk memenuhi kebutuhan Jawa Barat, Jakarta, dan Banten.
Pada suatu Kamis di akhir Januari, misalnya, aktivitas rutin terlihat di jetty tersebut. Kapal tanker PIS Cinta bersandar dengan tenang, sedang menjalani proses pemuatan avtur. Proses seperti inilah yang menjadi denyut nadi distribusi, terjadi hampir setiap hari.
Menurut Ahmad Reza, Section Head Supply Chain & Distribution di tempat itu, distribusi avtur dari Balongan jangkauannya luas sekali.
"Tidak hanya untuk Jakarta dan sekitarnya. Kami juga kirim ke Pontianak, Banjarmasin, Kotabaru, bahkan sejumlah titik di Indonesia Timur. Semua mengikuti perencanaan kebutuhan yang ada," jelasnya.
Reza memaparkan, seluruh proses dimulai dari perencanaan yang ketat. Setelah itu, barulah pemuatan dilakukan di Terminal Khusus. Begitu semua prosedur dinyatakan lengkap dan aman, kapal pun diberangkatkan menuju tujuannya.
"Setiap tahapan kami awasi dengan verifikasi berlapis. Tujuannya satu: agar produk sampai dengan selamat, tepat waktu, dan kualitasnya terjaga," tuturnya lagi.
Kilang Balongan sendiri punya reputasi khusus. Ia disebut-sebut sebagai unit pengolahan minyak mentah dengan kompleksitas tertinggi di tanah air, dengan kapasitas olah mencapai 150 ribu barel per hari. Hasilnya beragam, mulai dari bensin, solar, avtur, hingga produk non-BBM seperti LPG.
Artikel Terkait
BNPB Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 2026, Armada Ditambah
Kongres Absen, Pemerintah AS Tutup Lagi
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian