Elon Musk baru saja memberi sinyal kuat. Lewat platform X, miliarder itu merespons postingan jurnalis Eric Berger yang membahas kemungkinan SpaceX go public. Tanggapannya singkat tapi berbobot: "Seperti biasa, Eric akurat."
Ungkapan Musk itu langsung memicu spekulasi. Berger, dalam artikelnya di Ars Technica, memang menyebut perusahaan roket itu berpotensi melantai di bursa dalam waktu dekat. Tampaknya, laporan itu bukan sekadar rumor.
Menurut informasi dari Bloomberg, SpaceX sedang mempertimbangkan langkah besar: penggalangan dana lewat IPO pada 2026. Nilainya fantastis, lebih dari 30 miliar dolar AS. Jika itu terjadi, valuasi perusahaan bisa melonjak hingga 1,5 triliun dolar. Bayangkan saja angka itu.
Ini bukan perusahaan biasa. Berdasarkan data Crunchbase, SpaceX saat ini adalah startup bernilai kedua tertinggi di dunia, hanya kalah dari OpenAI. IPO mereka, jika benar terlaksana, berpotensi memecahkan rekor sejarah. Rekor yang dipegang Saudi Aramco sejak 2018 dengan nilai 29 miliar dolar AS bisa terhapus.
Persiapannya pun dikabarkan sudah mulai. Menurut sejumlah sumber, diskusi dengan beberapa bank terkait kemungkinan IPO pada pertengahan tahun depan sekitar Juni atau Juli telah dimulai. Semuanya mengarah pada satu titik: langkah SpaceX menuju bursa saham semakin nyata.
Jadi, setelah bertahun-tahun menjadi perusahaan swasta, akhirnya publik mungkin segera bisa memiliki secuil dari mimpi Musk menjelajahi angkasa. Tunggu saja perkembangannya.
Artikel Terkait
Indosat Tunjuk Eks Direktur Telkom Honesti Basyir di Jajaran Direksi Baru
Merdeka Copper Gold Finalisasi Studi Kelayakan Proyek Tembaga Tujuh Bukit, Target Produksi 110 Ribu Ton Per Tahun
TBS Energi Utama Terbitkan Obligasi Rp175 Miliar dengan Bunga 9 Persen
Wall Street Menguat Didorong Harapan Damai AS-Iran dan Optimisme Sektor AI