Tanggal 21 November nanti, Indonesia kembali memperingati Hari Ikan Nasional. Perayaan tahunan ini sudah berlangsung sejak 2014, ketika Presiden kala itu menetapkan Keppres Nomor 3 Tahun 2014. Intinya, hari ini dirayakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Di sisi lain, kesadaran masyarakat tentang pentingnya ikan sebagai sumber protein berkualitas juga menjadi perhatian utama. Ikan kan memang gudangnya nutrisi, dan hal itu perlu terus disosialisasikan.
Nah, untuk menyambut Harkannas 2025, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah merilis tema dan logo resmi beserta serangkaian acara yang bakal digelar.
Tema dan Logo Harkannas 2025
Tahun ini, tema yang diusung adalah "Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045". Logo resminya punya makna yang cukup dalam. Coba lihat siluet ikan dan manusia yang saling bertautan – itu menggambarkan kebanggaan kita sebagai bangsa maritim yang gemar makan ikan.
Warna-warna yang dipilih juga punya cerita. Biru dan kuning di kepala ikan melambangkan keanekaragaman sumber daya perikanan Indonesia. Sementara biru muda pada tubuh manusia mencerminkan budaya maritim yang melekat dalam keseharian kita.
Yang menarik, siluet manusia yang mengangkat tangan ini konon melambangkan semangat, kesehatan, dan keceriaan yang didapat dari mengonsumsi ikan. Sedangkan biru tua di ekor ikan menyiratkan prinsip keberlanjutan dalam pemanfaatan sumber daya kelautan.
Untuk teks Harkannas-nya sendiri, desainnya sengaja dibuat dinamis dan modern. Perpaduan gambar dan tulisan ini dimaksudkan merepresentasikan keseimbangan dan ikatan kuat antar pemangku kepentingan dalam mengembangkan sektor perikanan.
Rangkaian Acara Menuju Puncak Perayaan
Kegiatan menuju Harkannas 2025 sudah dimulai sejak Oktober. Ada webinar "Road to Harkannas" yang digelar 12 Oktober, kemudian 6 dan 13 November. Lalu awal November nanti, tepatnya tanggal 5-6, akan ada bazar produk kelautan dan perikanan spesial Harkannas.
Tanggal 8 November, KKP menggelar bimbingan teknis penanganan dan pengolahan ikan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Dua minggu kemudian, 20 November, ada acara bisnis bertajuk "Accelerate National Economic Growth Through Downstreaming of Fisheries".
Tak ketinggalan, pada 19 November akan digelar "Bincang Bahari Spesial Harkannas" yang pasti seru.
Puncak Acara Penuh Warna
Puncak peringatan pada 21 November bakal dipusatkan di Gedung Mina Bahari III Kementerian Kelautan dan Perikanan. Acaranya beragam, mulai dari pembukaan resmi, grand final lomba masak serba ikan tingkat nasional dengan demo langsung, sampai lomba mendongeng "Dongeng dari Dasar Laut".
Tapi perayaan belum berhenti sampai di situ. Dua hari kemudian, tepatnya 23 November, anjungan Sarinah di Jakarta Pusat akan jadi tempat puncak perayaan. Di CFD nanti, bakal ada karnaval bertema "Protein Ikan Untuk Generasi Emas 2045".
Yang tak kalah seru, ada storytelling bersama Menko Pangan dan Menteri Kelautan dan Perikanan. Penyerahan penghargaan lomba, deklarasi "Protein Ikan Untuk Generasi Emas", kuliner serba ikan, plus hiburan musik bakal memeriahkan hari itu.
KKP mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyemarakkan peringatan ini dengan cara sederhana: makan ikan dan mendukung nelayan lokal. Gampang kan?
Artikel Terkait
ASDP Terapkan Diskon dan Single Tarif untuk Mudik Lebaran 2026
Andre Rosiade Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bantu Pembangunan BTS di Pariaman
Persib Hadapi Ujian Ramadan di Kandang Saat Jamu Persita
Zakat Perak Wajib Bila Capai Nishab 595 Gram dan Haul Satu Tahun