Pasar saham Indonesia menutup sesi pagi hari ini dengan catatan hijau. IHSG bertengger di level 8.693,71, naik tipis 0,42 persen. Meski begitu, pergerakannya sepanjang Rabu (10/12/2025) pagi tadi cukup dinamis, sempat menyentuh level tertinggi 8.720,88 sebelum akhirnya sedikit melandai.
Kalau dilihat dari aktivitasnya, volume perdagangan terpantau cukup padat. Catatannya, ada 41,98 miliar saham yang berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp19,18 triliun. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 274 saham berhasil menguat. Namun begitu, tekanan jual masih terasa kuat di sejumlah emiten, terlihat dari 428 saham yang justru melemah. Sementara itu, 255 saham lainnya cenderung stagnan, tak banyak bergerak.
Indeks-indeks lainnya juga ikut merasakan sentimen positif. LQ45 naik 0,57 persen ke posisi 852,86. Kenaikan yang lebih signifikan justru datang dari indeks JII yang melonjak 1,49 persen dan ISSI yang menguat 1,16 persen.
Lalu, sektor apa saja yang jadi penggerak? Infrastruktur muncul sebagai pahlawan utama dengan kenaikan fantastis 4,95 persen. Energi juga tak kalah perkasa, melonjak 2,03 persen. Di sisi lain, sektor barang baku dan cyclical turut memberikan kontribusi dengan masing-masing naik 1,42 persen dan 0,96 persen.
Namun, tidak semua sektor bernasib baik. Tekanan jual masih membayangi sektor keuangan yang terpangkas 0,65 persen. Properti pun ikut lesu, melemah 0,43 persen.
Di antara saham-saham unggulan, ada beberapa nama yang kinerjanya benar-benar mencolok. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) meroket 21,32 persen ke level Rp330 per saham. XL Axiata (EXCL) juga solid, menguat 7,56 persen ke Rp3.700. Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) tak mau ketinggalan, naik 7,14 persen menuju Rp3.750.
Tapi tentu, ada juga yang terpuruk hari ini.
Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) termasuk yang berat, melemah 3,66 persen ke Rp7.900 per lembar saham. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) turun 2,27 persen ke Rp106.400. Bank BTN (BBTN) pun ikut terkoreksi, turun 1,77 persen ke posisi Rp1.110.
Begitulah kira-kira gambaran bursa di tengah hari ini. Naik turun memang biasa, tapi sentimen positif masih cukup terasa terutama dari sektor-sektor infrastruktur dan energi yang jadi penyelamat.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020