Baca Juga: MenKopUKM Apresiasi Pembentukan KMP Pangan Warisan Lestari Sebagai Terobosan Rantai Pasok Industri
Sedangkan kebutuhan bahan pangan meningkat dua kali lipat dibandingkan hari biasa, sehingga untuk mengantisipasi kebutuhan yang meningkat, Food Station melakukan kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan sebanyak 4 (empat) unit mobil dengan kapasitas muatan masing masing sebanyak 2,5 ton bahan pangan yang didistribusikan ke kelurahan-kelurahan setiap hari.
Pamrihadi mengatakan bahwa selama libur cuti bersama PT Food Station Tjipinang Jaya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menyediakan pangan murah.
Selain di kelurahan-kelurahan juga ada di beberapa titik antara lain di lapangan Kota Tua, Lapangan Parkir Monas dan lapangan Taman Impian Jaya Ancol.
Dalam program Gerakan Pangan Murah, harga yang ditawarkan cenderung lebih rendah dari harga pasar.
Komoditi yang dijual antara lain Beras SPHP 5 kg ditawarkan Rp.54.500/sak, beras Fs long grain Red 5 kg Rp.67.000,- Beras FS Long Grain 2,5 kg Rp.34.000,-/sak, Tepung Terigu 1 kg Rp.12.000,-/sak, Gula Pasir FS 1 kg Rp.16.000, telur ayam Rp.27.000,-/tray (isi 15 butir), Susu UHT 200 ml Rp.3.500,- /pcs, dan air mineral FS 330 ml Rp.1.500,-/pcs.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
OCBC NISP Bagikan Dividen Rp1,03 Triliun, Nilai per Saham Turun 58%
Avian Brands Bagikan Dividen Final Rp709 Miliar, Total 2026 Capai Rp1,36 Triliun
Analis Soroti Anomali: Kinerja BCA Gemilang, Harga Saham Justru Anjlok
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Setara Rp45 per Saham untuk Tahun Buku 2025