REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Usai penutupan Piala Presiden 2025 di Jakarta, Minggu lalu, Ketum PSSI Erick Thohir memberikan sinyal bakal ada perubahan. Turnamen yang digelar rutin itu kemungkinan akan tampil dengan format baru di tahun 2026.
Erick mengaku, dia bersama Maruarar Sirait yang menjabat Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, sudah mulai mempersiapkan format untuk edisi kedelapan nanti. “Kami sedang siapkan format baru,” ujarnya. Ia juga menekankan, peran pemerintah daerah mulai dari gubernur hingga bupati sangat krusial untuk mendukung kesuksesan turnamen ini.
Sebelumnya, jumlah peserta turnamen ini memang fluktuatif. Bisa enam tim, bisa juga sampai dua puluh, termasuk klub-klub dari luar negeri. Nah, di Piala Presiden 2025 yang baru saja berakhir, pesertanya paling sedikit: cuma enam tim. Gelar juara akhirnya dibawa pulang oleh klub Thailand, Port FC, setelah mereka mengalahkan Oxford United di partai puncak.
Partisipasi klub asing seperti Oxford dan Port itu rupanya memberi angin segar. Dampaknya positif. Makanya, keinginan untuk mengundang mereka lagi di edisi berikutnya masih kuat. Tapi, Erick bilang, semua masih perlu dibahas lebih lanjut. Apalagi, perkembangan di Liga 1 dan Liga 2 juga cukup signifikan belakangan ini. Jadwal penyelenggaraan pun kemungkinan akan disesuaikan, mengingat akan ada Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Maruarar Sirait punya pandangan sendiri. Menurutnya, konsistensi PSSI dalam menyelenggarakan Piala Presiden bukanlah kerja satu dua orang. Ini hasil kolaborasi banyak pihak di ekosistem sepak bola nasional.
“Keberhasilan ini melibatkan klub, manajer, pemain, media, sponsor, pemerintah daerah, plus dukungan dari TNI dan Polri,” jelas Maruarar.
Jadi, meski formatnya mungkin berubah, semangat untuk menjadikan turnamen ini lebih baik dan meriah tampaknya tetap sama.
Artikel Terkait
Relawan Indonesia Herman Budianto Ungkap Penyiksaan Brutal Tentara Israel saat Bajak Kapal Bantuan Gaza
Presiden Prabowo Tiba di Istana Elysee Paris, Disambut Menteri Pertahanan Prancis
Politisi Golkar Nilai Pelayanan Haji 2026 Meningkat Signifikan, Petugas Lebih Disiplin
Macron Puji Ketegasan Prabowo Perjuangkan Perdamaian dan Kedaulatan Palestina