Stamford Bridge menyaksikan sebuah pertunjukan dominasi pada Minggu malam itu. Manchester City, sang tamu, tak memberi ampun. Mereka menghajar Chelsea dengan tiga gol tanpa balas, sebuah hasil telak yang pasti terasa pahit di mulut para pendukung The Blues.
Semua gol tercipta di babak kedua. Nico O’Reilly yang membuka keran, disusul Marc Guehi, dan Jeremy Doku menguncinya. Robert Sanchez di gawang Chelsea tampak tak berdaya menghadapi gempuran pasukan Pep Guardiola itu.
Kemenangan ini jelas sangat berharga bagi perburuan gelar City. Mereka kini mengumpulkan 64 poin, masih di belakang Arsenal yang memimpin. Tapi selisihnya hanya enam angka, dan City punya tabungan satu pertandingan lebih banyak. Situasi jadi semakin seru. Di sisi lain, Chelsea terpaku di posisi enam klasemen dengan 48 poin.
Pertandingan sebenarnya berjalan cukup ketat di babak pertama. Kedua tim saling serang, menciptakan peluang. City hampir saja unggul cepat lewat sundulan Haaland di menit ke-4, tapi gagal. Chelsea membalas, Cole Palmer nyaris mencetak gol andai tembakannya tak melebar sedikit.
Kiper City, Gianluigi Donnarumma, jadi pahlawan di babak pertama. Beberapa kali ia melakukan penyelamatan penting, termasuk menghalau tembakan keras Pedro Neto. Tak cuma kiper, lini belakang City juga kompak. Abdukodir Khusanov, bek muda itu, beberapa kali melakukan tekel dan blok yang menghentikan laju serangan Chelsea, salah satunya menghadang Joao Pedro.
Namun begitu, segalanya berubah setelah turun minum. City tampil dengan intensitas berbeda, lebih tajam dan lebih ganas. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-51. Umpan silang Rayan Cherki disundul sempurna oleh O’Reilly, bola melesat ke gawang. Sanchez cuma bisa menonton.
Enam menit berselang, skor berubah menjadi 2-0. Lagi-lagi Cherki yang menjadi aktor intelektualnya. Dari sebuah situasi bola mati, umpan pendeknya disodok masuk oleh Marc Guehi. Chelsea terkapar.
Mauricio Pochettino pun bereaksi, memasukkan Alejandro Garnacho dkk untuk mengubah keadaan. Sayangnya, upaya itu malah berbuah blunder. Lini belakang mereka yang kalang kabut dimanfaatkan dengan cerdik oleh Jeremy Doku di menit ke-68. Gol ketiga itu sekaligus mengubur harapan Chelsea untuk bangkit.
Berikut susunan pemain yang turun dalam laga tersebut:
Chelsea (4-2-3-1): Sanchez; Gusto (Acheampong 89’), Fofana, Hato, Cucurella; Caicedo (Essugo 83’), Santos (Lavia 67’); Estevao (Garnacho 67’), Neto, Palmer; Joao Pedro (Delap 83’).
Manchester City (4-2-3-1): Donnarumma; Nunes, Khusanov, Guehi, O’Reilly (Ait-Nouri 64’); Bernardo Silva (Kovacic 82’), Rodri; Semenyo, Doku (Savinho 77’), Cherki (Foden 77’); Haaland.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Ajak Masyarakat Jadikan Hari Lahir Pancasila Kompas Moral Jaga Persatuan Bangsa
Tiongkok Kirim Tim Medis Darurat dan Bantuan Kemanusiaan ke Kongo Tangani Wabah Ebola
Remaja 14 Tahun di Palmerah Jadi Korban Pencabulan Pemuda 18 Tahun, Terungkap dari Dompet di Kamar Korban
Kiai dan Akademisi Solo Raya Gelar Halaqah Jelang Muktamar NU ke-35, Soroti Peran Moral Ulama