Meski punya peran krusial, Yi He dikenal menjaga profilnya tetap rendah. Detail aktivitasnya di Binance tak banyak terekspos. Di media sosial, posisinya tercantum sebagai Chief Customer Service Officer. Namun, laporan Wall Street Journal pada 2023 lalu menyebutnya sebagai 'Ratu Kripto' yang punya pengaruh kuat di balik layar. Dia disebutkan akan mengendalikan divisi pemasaran dan investasi.
Sebelum masuk ke dunia kripto, Yi He adalah mantan pembawa acara talk show di China. Dia kemudian bekerja di bursa OKCoin, dan di sanalah pada sebuah acara blockchain tahun 2014 pertemuannya dengan CZ terjadi. Yi He-lah yang merekrut Zhao untuk bergabung. Hubungan profesional mereka kemudian berkembang menjadi personal; mereka kini adalah orangtua dari tiga anak.
Keterikatannya dengan CZ tampak jelas dalam satu momen publik terpentingnya: saat persidangan Zhao tahun 2024. Di antara 161 surat yang meminta keringanan hukuman untuknya, ada surat dari Yi He. Ditulis dalam bahasa Mandarin, surat itu menyatakan dia adalah mitra bisnis sekaligus ibu dari anak-anak Zhao.
"Sebagai pasangan hidupnya, saya sudah mengenal CZ hampir sepuluh tahun. Saya paham sisi dirinya yang sering tak terlihat orang," tulisnya waktu itu.
Kini, dengan posisi barunya, Yi He tampaknya siap untuk keluar dari bayang-bayang dan memimpin Binance secara lebih terbuka. Langkah ini menandai babak baru bagi raksasa kripto yang sedang berusaha membenahi diri di tengau teriknya sorotan regulator global.
Artikel Terkait
Harga CPO Melonjak 8% dalam Seminggu, Terbesar Sejak November 2024
Lonjakan Harga Minyak Global Gagal Dongkrak Sektor Energi di Tengah Amukan IHSG
Menkeu Tegaskan THR Karyawan Swasta Tetap Kena Pajak, Sarankan Protes ke Perusahaan
Emas Rebound di Akhir Pekan, Tapi Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Pekan