Dia memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap izin-izin yang ada. Dan ancamannya serius: pencabutan izin bagi yang nakal. Menurut Bahlil, langkah keras ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas penambangan ilegal dari hulu ke hilir. "Demi menjaga kedaulatan sumber daya alam," katanya.
Bantuan untuk UMKM di Daerah Bencana
Sementara itu, di tempat terpisah, Menko Airlangga bicara soal bantuan. Pemerintah menyiapkan relaksasi khusus untuk UMKM di tiga provinsi yang dilanda bencana. Rencananya, ada opsi restrukturisasi hingga penghapusan kredit macet. "Regulasinya sudah ada dan itu bisa berlaku otomatis," tutur Airlangga usai menghadiri peluncuran Harbolnas 2025 di Gandaria City, Jakarta Selatan.
Dia mengakui, bencana itu pasti memukul pertumbuhan ekonomi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "Nah tentu kita prihatin dengan situasi yang ada," ucapnya.
Meski begitu, Airlangga melihat ada secercah harapan. Pertumbuhan di wilayah lain yang tak terdampak diprediksi tetap solid, sekitar 5,4 sampai 5,6 persen. Untuk daerah yang kena musibah, selain relaksasi kredit, program perbaikan infrastruktur juga akan digeber. Langkah konkretnya seperti apa? Itu yang masih ditunggu detailnya.
Artikel Terkait
Centrepark Raih Top Brand Award 2026 untuk Kategori Parking Management
Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Bidik Bisnis Sewa Alat Tambang
Jalan Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam untuk Nyepi 2026
Elnusa Siapkan Empat Strategi Dukung Target Satu Juta Barel Minyak per Hari