"Jadi mungkin juga besok malam, paling lambat juga hari Sabtu sudah bisa. Sibolga kemarin sudah menyala dengan baik,"
Selain listrik, persoalan lain yang tak kalah genting adalah pasokan BBM. Bahlil menuturkan, stok bahan bakar minyak secara umum masih cukup untuk kebutuhan tujuh sampai delapan hari ke depan. Namun begitu, distribusinya masih terkendala. Akses jalan yang putus di beberapa titik membuat BBM sulit disalurkan.
"Karena itu, kita sebagian ada pakai genset, kita sebagian ada pakai tangki, dan terus dilakukan. Tapi kalau di Tapanuli Tengahnya sendiri, sebagian pompa bensin sudah beroperasi 24 jam,"
Upaya perbaikan infrastruktur energi, tampaknya, masih terus berjalan sambil menunggu akses transportasi pulih sepenuhnya.
Artikel Terkait
Alfamart Habiskan Rp812 Miliar untuk Buyback Saham Guna Stabilkan Harga
Matahari Department Store Gelar RUPS Ganda di Tengah Penurunan Laba 2025
PGN Alokasikan Rp6 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur Gas pada 2026
Konflik Timur Tengah Picu Anjloknya Wall Street dan Lonjakan Harga Minyak