IHSG dan Rupiah Menguat, CDIA Tetap Jadi Buruan Investor

- Selasa, 02 Desember 2025 | 12:12 WIB
IHSG dan Rupiah Menguat, CDIA Tetap Jadi Buruan Investor

Pasar saham Indonesia hari ini, Selasa (2/12), ditutup dengan catatan positif. IHSG menguat 55,80 poin atau sekitar 0,65 persen, mengakhiri sesi pertama di level 8.604,59. Suasana pasar terlihat cukup optimis.

Dari papan perdagangan, lebih banyak saham yang berakhir di wilayah hijau. Tercatat 377 emiten naik, sementara yang turun sebanyak 247 saham. Ada pula 181 saham yang harganya cenderung datar. Aktivitasnya lumayan ramai, dengan volume perdagangan mencapai 24,40 miliar saham dan nilai transaksi menembus angka Rp 12,04 triliun. Kapitalisasi pasar pun terdongkrak ke posisi Rp 15.806 triliun.

Di sisi lain, rupiah juga menunjukkan performa yang menggembirakan. Mata uang kita menguat 0,25 persen terhadap dolar AS, atau tepatnya naik 11 poin ke level Rp 16.621 per dolarnya.

CDIA Masih Jadi Primadona

Kalau melihat daftar saham dengan nilai transaksi terbesar atau Top Value, Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) masih tak tergoyahkan di puncak. Saham ini jadi buruan investor dengan turnover yang mencapai Rp 730,4 miliar, bahkan lebih tinggi dari data sebelumnya.

CDIA diperdagangkan sangat aktif, volume mencapai 363,1 juta lembar dalam 53.294 kali transaksi. Harganya sendiri melesat 4,17 persen, atau naik 80 poin, ke level Rp 2.000 per saham.

Posisi runner-up diisi oleh saham raksasa perbankan, Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Nilai transaksinya Rp 529,7 miliar dengan volume 143,1 juta lembar. BBRI ditutup menguat tipis 0,82 persen di harga Rp 3.700.

Nah, yang menarik perhatian adalah Bumi Resources Minerals (BRMS) di posisi ketiga. Meski bukan big caps, BRMS berhasil membukukan turnover fantastis sebesar Rp 525,1 miliar. Sahamnya naik 3,03 persen ke Rp 1.020 setelah 517,8 juta lembar saham berpindah tangan.

Di urutan keempat, ada Bangun Kosambi Sukses (CBDK) yang catatannya juga impresif. Dengan turnover Rp 396,4 miliar, saham ini melonjak tajam 8,50 persen ke level Rp 9.250. Kenaikan itu termasuk yang tertinggi hari ini.

Lima besar ditutup oleh Petrosea (PTRO). Nilai transaksinya Rp 354,7 miliar, dan sahamnya menguat 2 persen ke harga Rp 10.225.

Bagaimana dengan Bursa Asia?

Sementara itu, pergerakan bursa saham regional tampak beragam. Mayoritas memang menguat, tapi ada satu yang merah. Indeks Nikkei 225 Jepang naik sedikit 0,09 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong naik 0,11 persen. Straits Times Singapura juga menguat 0,23 persen.

Namun begitu, pasar China justru tertekan. Indeks SSE Composite tercatat turun 0,61 persen, menutup perdagangan di level 3.901.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar