Pagi ini, IHSG kembali mencatatkan sentimen positif. Indeks dibuka menguat di level 8.577 pada sesi pertama perdagangan Selasa, 2 Desember 2025.
Perlahan tapi pasti, penguatan terus berlanjut. Hingga pukul 09.10 WIB, IHSG tercatat naik 36,32 poin atau 0,42 persen, mengangkangi level 8.585. Pergerakannya didukung oleh aksi beli di 286 saham, meski harus diakui ada juga tekanan jual yang membuat 232 saham melemah. Sementara itu, 180 saham lainnya cenderung datar, seolah menunggu momentum yang lebih jelas.
Transaksi berlangsung cukup aktif. Volume perdagangan mencapai 4,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,38 triliun, terjadi dalam lebih dari 332 ribu kali penukaran.
Mayoritas sektor tampak berseri, didominasi warna hijau. Sektor industri dan energi jadi motor penguat, masing-masing melonjak 0,97 persen dan 0,61 persen. Sektor bahan baku dan siklikal juga tak kalah solid, naik di atas 0,5 persen. Di sisi lain, performa sektor keuangan dan teknologi tetap memberikan kontribusi positif meski kenaikannya lebih moderat.
Namun begitu, tidak semua sektor ikut merayakan. Tiga sektor tercatat masih terperosok di zona merah. Sektor kesehatan jadi yang tertekan paling dalam, merosot 0,60 persen, diikuti oleh sektor properti dan infrastruktur yang juga sedikit terkorosi.
Artikel Terkait
Saham Migas Anjlok di BEI Meski Harga Minyak Dunia Menguat
Dua Investor Suntik Rp3,2 Triliun untuk Pabrik Kimia Strategis di Cilegon
IHSG Diproyeksi Terkoreksi, Dibayangi Capital Outflow dan Inflasi 4,76%
IHSG Menguat 0,54% di Awal Sesi, Rebound Usai Tekanan