KPAI Dukung Pembatasan Game Online untuk Perlindungan Anak di Dunia Maya
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan pentingnya regulasi pembatasan game online. Langkah ini dinilai sebagai upaya kunci untuk melindungi anak dari dampak negatif di ruang digital, termasuk paparan konten berbahaya dan mencegah tindakan perundungan.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi arahan dari pemerintah yang tengah mengkaji kebijakan pembatasan game online. Ketua KPAI, Margaret Aliyatul Maimunah, menegaskan bahwa langkah pembatasan merupakan bentuk proteksi yang diperlukan bagi anak-anak.
Margaret menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan internal dan berencana mengadakan rapat koordinasi untuk menindaklanjuti isu ini. Fokus utama dari upaya ini akan terletak pada dua aspek penting.
Artikel Terkait
Lapangan Gaspa Palopo Resmi Dibuka Usai Revitalisasi Senilai Rp 3,5 Miliar
Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Video Penginjakkan Alquran Viral di Lebak
Harga Emas Pegadaian Stabil, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak
Wakil Bupati Bone Lepas Kontingen MTQ, Targetkan Juara Umum di Tingkat Provinsi